ketika…

ketika keinginan terus bertambah dan tak terpenuhi,
saat harapan hanya menjadi mimpi…
maka kebosanan adalah keseharian yang hampa.

coba sesekali tengok kebelakang
lihat apa saja yang sudah dan belum kita lakukan
perlukah kita melakukan hal-hal baru?

berubah? beranikah kita?
berani untuk melakukan transformasi dalam hidup
sehingga akan terjadi sebuah perubahan sikap
yang akan meningkatkan kwalitas hidup kita

berani mencoba melihat perubahan menjadi sebuah alat sederhana

first of all… don’t forget…
say hi to God…

One Response to “ketika…”

  1. Fajar Says:

    harusnya aku berubah.
    tapi aku gak berani, len.
    gak tau kenapa.
    aku kehilangan semua kebahagiaanku.
    rumit sih….

Leave a Reply