setara

mengutip obrolan gue dengan sikumik teman baik
gue…
"setara dalam suatu hubungan itu bukan berarti
semuanya harus sama,
dalam artian bukan harus sama statusnya, umurnya,
ekonomi, financial, adat istiadat, dll.
setara itu adalah dimana kita harus saling bisa
mengisi kekurangan2 kita"
hhhmmmmmm… menarik…
 
selama ini gue selalu berpikir, bahwa setara itu ya
harus sama!
kalo dipikir2, kadang kita tidak menjadi diri kita
sendiri begitu kita menjalin hubungan dgn seseorang.
"everything i do i do it for you!"
"i’ll do anything dear.. look!"
kalo bisa, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala…
yang penting orang yg kita sayang
happy!!!
kita ga pernah mikirin diri kita
sendiri.
 
wah..wah.. wah…
gawaaaaaaatttt!!!!
kita ga sadar, sebetulnya itu adalah jeratan buat
kita!
kita selalu dimanipulasi oleh perasaan-perasaan
bahwa apa yang sudah kita lakukan terhadap orang yg
kita sayangi pasti akan kita dapatkan juga dari
dia.
ternyata tidak!
semua yg kita korbankan itu tidak cukup untuk
mendapatkan apa yg kita inginkan.
 
temans, sayangi dan jadilah diri kita
sendiri
cobalah pelan-pelan kita renungkan apa arti
SETARA…
tulus dan ikhlas lah apa yg kita
perbuat
yakinlah bahwa masih ada Tuhan yang akan membayar
semuanya.
 

2 Responses to “setara”

  1. Nauval Says:

    bo,
    baca kalimat terakhir elo, gue bayangin elo jadi pembicara di seminar2 pembangkit motivasi gitu. elo pake wireless mic, trus elo di tengah2 panggung, elo meyakinkan orang2 kalo “maju tak gentar, membela sidabutar!”. trus elo nulis buku laris yang setipe kaya “how to survive an unbalanced relationship”, pake foto elo segede2 gaban di cover belakang. udah deh, trus elo jadi menteri peranan wanita.
    yuk mariiii.

  2. Lenny Says:

    huahahaha…
    menteri peranan wanita atau menteri lingkungan hidup?
    gue kan penyayang “binatang” hihihi…

Leave a Reply